Tasikmalaya punya kekayaan kuliner street food yang tidak kalah dari kota besar. Dari jajanan yang sudah ada puluhan tahun sampai yang baru viral di TikTok — semuanya punya karakter rasa yang khas dan harga yang sangat bersahabat.
Ini 10 jajanan street food Tasikmalaya yang paling dicari dan wajib masuk daftar itinerary kulinermu.
1. Makaroni Dadaha — Si Viral TikTok
Tidak ada yang bisa membahas street food Tasikmalaya tanpa menyebut Makaroni Dadaha. Jajanan ini viral di TikTok dengan ribuan likes dan views — dan setelah dicoba, wajar saja populer.
Yang membedakan Makaroni Dadaha dari makaroni goreng biasa adalah teksturnya: padat dan kenyal di dalam, sedikit renyah di luar. Bumbu pedas manisnya meresap sempurna. Harganya mulai Rp 5.000 — salah satu value for money terbaik di Tasikmalaya.
Lokasi: Jl. Dadaha, dekat Lapangan Dadaha, Cihideung, Tasikmalaya. Buka sore hari.
Baca artikel lengkap Makaroni Dadaha →
2. Cilok Goang — Kuah Pedas yang Nagih
Cilok Tasikmalaya berbeda dari cilok kota lain — kuahnya lebih kaya rempah dengan tingkat kepedasan yang bisa disesuaikan. "Goang" dalam bahasa Sunda berarti pedas menyengat, dan itu persis yang kamu dapat.
Tekstur cilok-nya kenyal dengan isian yang bervariasi. Satu porsi biasanya berisi 10-15 biji dengan harga Rp 5.000-10.000 — sangat mengenyangkan untuk harganya.
3. Batagor Tasikmalaya — Versi Lokal yang Beda
Batagor Tasikmalaya punya ciri khas: bumbu kacangnya lebih kental dan gurih dibanding versi Bandung. Isiannya campuran ikan tenggiri dan tahu, digoreng crispy dengan kulit yang tipis tapi renyah.
Banyak pedagang batagor di sekitar kawasan Cihideung dan pasar tradisional. Harga mulai Rp 10.000 per porsi.
4. Kupat Tahu Tasikmalaya
Kupat tahu versi Tasikmalaya menggunakan bumbu kacang yang berbeda dari Bandung — lebih ringan dengan sedikit rasa asam segar. Kombinasi ketupat, tahu goreng, tauge, dan bumbu kacang ini adalah sarapan dan makan siang favorit warga lokal.
Buka pagi sampai siang, biasanya habis sebelum jam 13.00. Harga Rp 8.000-15.000 per porsi.
5. Nasi Tutug Oncom
Ini makanan khas Sunda yang wajib dicoba di Tasikmalaya. Nasi panas yang "ditutug" (ditumbuk ringan) bersama oncom yang sudah dibumbui — menghasilkan nasi dengan aroma dan rasa yang unik. Biasanya disajikan dengan lalapan dan sambal.
Lebih mudah ditemukan di warung makan lokal dibanding pedagang kaki lima. Harga Rp 10.000-20.000 tergantung lauk.
6. Mie Kocok Tasikmalaya
Versi Tasikmalaya dari mie kocok menggunakan kaldu sapi yang lebih ringan tapi tetap gurih. Mie kuning tebal dengan tauge, kikil, dan bakso — disajikan panas dengan tambahan bawang goreng dan daun bawang. Mengenyangkan dan cocok dimakan saat sore atau malam.
Harga mulai Rp 12.000-20.000 per mangkuk.
7. Peuyeum Tasikmalaya
Peuyeum (tape singkong) Tasikmalaya terkenal lebih manis dan legit dari daerah lain. Fermentasi yang pas menghasilkan tekstur yang lembut dengan rasa manis-asam yang seimbang. Sering dijual di pinggir jalan dalam kemasan daun pisang.
Harga sangat terjangkau: Rp 5.000-10.000 per bungkus. Oleh-oleh yang bagus juga.
8. Surabi Tasikmalaya
Surabi Tasikmalaya masih dibuat tradisional dengan wajan tanah liat di atas arang — menghasilkan tekstur yang tidak bisa ditiru oleh loyang modern. Bagian bawahnya sedikit gosong dan crispy, bagian tengahnya lembut dan sedikit basah.
Tersedia rasa original (oncom/kelapa) dan varian modern (keju, cokelat). Harga Rp 3.000-8.000 per biji.
9. Karedok Tasikmalaya
Karedok adalah salad sayuran mentah khas Sunda dengan bumbu kacang segar — berbeda dari gado-gado yang sayurannya direbus. Di Tasikmalaya, karedok dibuat dengan bumbu kacang yang lebih kasar dan segar, dengan cabai rawit yang tidak pelit.
Cocok sebagai lauk pendamping atau camilan siang. Harga Rp 8.000-15.000.
10. Bubur Ayam Tasikmalaya — Versi Pagi yang Menghangatkan
Mengakhiri list dengan sarapan favorit warga lokal: bubur ayam. Versi Tasikmalaya lebih kental dengan kaldu ayam kampung yang gurih. Topping-nya lengkap — suwiran ayam, cakwe, kerupuk, kuning telur, daun bawang, dan bawang goreng.
Buka pagi mulai jam 05.30 dan biasanya habis sebelum jam 10.00. Harga Rp 8.000-15.000 per porsi.
Tips Kulineran Street Food di Tasikmalaya
- Datang pagi untuk jajanan sarapan seperti kupat tahu dan bubur — biasanya habis sebelum siang
- Kawasan Cihideung dan Dadaha adalah pusat street food paling ramai
- Akhir pekan lebih ramai tapi pilihan juga lebih banyak
- Bawa uang tunai — kebanyakan pedagang kaki lima belum terima QRIS
- Jam 15.00-20.00 adalah waktu terbaik untuk jajanan sore seperti Makaroni Dadaha dan cilok
Baca juga:
FAQ: Street Food Tasikmalaya
Apa jajanan street food paling terkenal di Tasikmalaya?
Makaroni Dadaha adalah yang paling viral saat ini, diikuti cilok goang, batagor, dan kupat tahu. Semua bisa ditemukan di kawasan Cihideung dan sekitar Lapangan Dadaha.
Di mana pusat street food di Tasikmalaya?
Kawasan Cihideung, sekitar Lapangan Dadaha, dan kawasan HZ Mustofa adalah pusat street food paling ramai di Tasikmalaya. Paling ramai sore hingga malam hari dan akhir pekan.
Berapa budget untuk kulineran street food di Tasikmalaya?
Budget Rp 30.000-50.000 sudah cukup untuk mencicipi 4-6 jajanan street food berbeda di Tasikmalaya. Harga rata-rata per item Rp 5.000-15.000 — sangat terjangkau.
Kapan waktu terbaik untuk street food di Tasikmalaya?
Pagi hari (06.00-10.00) untuk sarapan seperti kupat tahu dan bubur ayam. Sore-malam (15.00-21.00) untuk jajanan seperti Makaroni Dadaha, cilok, dan batagor. Akhir pekan pilihan lebih banyak.
Temukan semua tempat makan dan jajanan street food di Tasikmalaya di TasikKuliner.id — direktori kuliner lokal Tasikmalaya lengkap dengan lokasi, harga, dan jam buka.