Kalau kamu pernah berkunjung ke Tasikmalaya dan pulang tanpa membawa Rengginang Oyek, bisa dibilang perjalananmu belum lengkap. Camilan renyah berbahan dasar singkong ini adalah salah satu oleh-oleh khas Tasikmalaya yang punya keunikan tersendiri — berbeda dari rengginang pada umumnya yang dibuat dari beras ketan.

Apa Itu Rengginang Oyek?

Rengginang Oyek adalah camilan tradisional khas Tasikmalaya yang terbuat dari singkong parut (dalam bahasa Sunda disebut oyek), bukan beras ketan seperti rengginang pada umumnya. Inilah yang membuat rengginang ini unik dan menjadi identitas kuliner Tasikmalaya.

Kata oyek sendiri merujuk pada singkong yang telah dikupas, diparut kasar, lalu diperas untuk mengurangi kadar airnya. Hasilnya adalah adonan singkong yang kemudian dibumbui dan dijemur hingga kering sebelum digoreng.

Cita Rasa yang Khas

Yang membuat Rengginang Oyek begitu digemari adalah perpaduan bumbu yang sederhana namun menghasilkan rasa yang kaya:

Hasilnya adalah camilan dengan tekstur renyah ringan, rasa gurih, dan aroma rempah yang khas. Tidak terlalu asin, tidak hambar — pas sebagai teman ngeteh atau camilan sore hari.

Perbedaan Rengginang Oyek vs Rengginang Biasa

Rengginang OyekRengginang Biasa
Bahan utamaSingkong parut (oyek)Beras ketan
TeksturLebih ringan dan rapuhLebih keras dan padat
RasaGurih dengan aroma rempah kuatGurih dengan rasa ketan
AsalKhas TasikmalayaUmum di Jawa
HargaRp 15.000 – Rp 35.000Bervariasi

Proses Pembuatan Tradisional

Pembuatan Rengginang Oyek masih dilakukan secara tradisional oleh para pengrajin camilan di Tasikmalaya:

  1. Singkong dikupas dan diparut kasar — menghasilkan parutan kasar yang disebut oyek
  2. Diperas — untuk mengurangi kadar air berlebih
  3. Dicampur bumbu — ketumbar sangrai, kencur, bawang putih, dan garam
  4. Dibentuk bulat pipih — dengan tangan, ukuran sekitar 8–10 cm
  5. Dijemur di bawah sinar matahari — selama 1–2 hari hingga benar-benar kering
  6. Digoreng dalam minyak panas — hingga mengembang dan berwarna keemasan

Proses tradisional inilah yang membuat Rengginang Oyek memiliki cita rasa autentik yang susah ditiru produksi massal.

Di Mana Beli Rengginang Oyek Tasikmalaya?

Rengginang Oyek mudah ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh khas Tasikmalaya, antara lain:

Harga: Rp 15.000 – Rp 35.000 per bungkus (tergantung ukuran dan toko)

Tips membeli: Pilih yang kemasannya rapat dan ada tanggal produksi. Rengginang Oyek yang baik berwarna keemasan, tidak gosong, dan berbau harum rempah — bukan bau tengik minyak.

Ketahanan dan Cara Penyimpanan

Rengginang Oyek termasuk camilan yang tahan lama sehingga cocok dibawa sebagai oleh-oleh jarak jauh:

Nilai Budaya dan Ekonomi

Rengginang Oyek bukan sekadar camilan — ia adalah bagian dari warisan kuliner Sunda Tasikmalaya yang telah bertahan selama generasi. Di tengah maraknya camilan modern dan impor, Rengginang Oyek tetap punya tempat di hati masyarakat lokal maupun wisatawan.

Bagi para pengrajin camilan tradisional di Tasikmalaya, produksi Rengginang Oyek menjadi sumber penghidupan yang diwariskan turun-temurun. Dengan membeli Rengginang Oyek asli, kamu ikut mendukung ekonomi pengrajin lokal Tasikmalaya.

Tasikmalaya menyimpan banyak camilan khas yang sayang dilewatkan. Selain Rengginang Oyek, jangan lupa coba Godeblag Manonjaya — camilan langka berbahan ampas singkong yang tak kalah uniknya.

Temukan lebih banyak oleh-oleh khas Tasikmalaya →


FAQ — Rengginang Oyek Tasikmalaya

Apa bedanya rengginang oyek dengan rengginang biasa?

Rengginang oyek dibuat dari singkong parut (oyek), sedangkan rengginang biasa menggunakan beras ketan. Tekstur rengginang oyek lebih ringan dan rapuh, dengan aroma rempah ketumbar dan kencur yang lebih kuat.

Apakah rengginang oyek bisa dibawa naik pesawat?

Ya, rengginang oyek termasuk makanan kering yang aman dibawa di bagasi kabin maupun bagasi pesawat. Pastikan dikemas rapat agar tidak hancur selama perjalanan.

Di mana tempat terbaik beli rengginang oyek di Tasikmalaya?

Pusat Oleh-Oleh di Jl. HZ. Mustofa adalah lokasi paling lengkap. Untuk harga langsung produsen, kunjungi sentra produksi di Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Berapa harga rengginang oyek di Tasikmalaya?

Harga berkisar Rp 15.000 hingga Rp 35.000 per bungkus, tergantung ukuran kemasan dan toko. Harga di sentra produksi biasanya lebih murah dibanding toko oleh-oleh di pusat kota.

Apakah rengginang oyek halal?

Ya, bahan-bahan rengginang oyek (singkong, ketumbar, kencur, bawang putih, garam, minyak goreng) semuanya halal. Namun untuk kepastian sertifikasi, periksa label kemasan masing-masing produsen.

Berapa lama ketahanan rengginang oyek?

Dalam kemasan tertutup rapat, rengginang oyek tahan 2–4 minggu pada suhu ruang. Setelah dibuka, sebaiknya habiskan dalam 3–5 hari agar tetap renyah.